Investasi properti pada 2025: berapa lama sampai uang Anda kembali?
Properti sudah lama dianggap salah satu cara paling aman untuk menjaga dan menumbuhkan modal. Membeli properti untuk disewakan bisa memberi penghasilan tetap, terutama saat harga naik dan permintaan sewa tinggi. Tetapi agar investasi benar-benar balik modal, banyak hal bergantung pada rinciannya: harga beli, tarif sewa, dan iklim ekonomi kawasannya. Di sini kami melihat seberapa cepat investasi properti kembali modal di kota-kota di seluruh dunia.
Kami menganalisis harga sewa apartemen satu kamar tidur di dalam batas kota, bersama harga per meter persegi, untuk menghitung berapa tahun yang dibutuhkan agar uang untuk apartemen 50 meter persegi kembali jika apartemen itu disewakan.
Lisbon, Portugal
Lisbon disukai investor berkat jumlah wisatawan yang terus naik dan keringanan pajak yang menarik bagi pendatang dan pensiunan. Harga properti terus naik, sehingga kota ini menjadi pilihan kuat untuk investasi jangka panjang.
- Harga per meter persegi: 6.240,29 euro
- Sewa bulanan: 1.434,00 euro
- Harga beli (50 m²): 312.014,50 euro
- Masa balik modal: 18,13 tahun
Tbilisi, Georgia
Properti di Tbilisi menarik investor karena pajak yang rendah dan pariwisata yang tumbuh pesat. Georgia juga menjalankan program untuk menarik investasi asing, yang ikut mendorong harga naik.
- Harga per meter persegi: 5.607,33 lari
- Sewa bulanan: 1.958,68 lari
- Harga beli (50 m²): 280.366,50 lari
- Masa balik modal: 11,93 tahun
Berlin, Jerman
Berlin tetap salah satu pasar properti paling dinamis di Eropa meski harganya tinggi. Undang-undang terbaru yang membatasi kenaikan sewa bisa menekan imbal hasil, tetapi permintaan hunian yang stabil membuat kota ini tetap menarik bagi investor jangka panjang.
- Harga per meter persegi: 7.965,54 euro
- Sewa bulanan: 1.225,10 euro
- Harga beli (50 m²): 398.277,00 euro
- Masa balik modal: 27,09 tahun
Budapest, Hungaria
Budapest menarik perhatian karena posisinya yang strategis di Eropa Tengah dan harga properti yang relatif terjangkau. Kota ini populer di kalangan wisatawan, sehingga permintaan sewa jangka pendek tetap terjaga.
- Harga per meter persegi: 1.423.305,64 forint
- Sewa bulanan: 241.433,23 forint
- Harga beli (50 m²): 71.165.282 forint
- Masa balik modal: 24,56 tahun
Valencia, Spanyol
Valencia adalah tempat tinggal dan berlibur yang populer di pesisir Mediterania, dengan biaya hunian yang relatif rendah dan permintaan stabil dari wisatawan maupun pendatang. Karena itu kota ini menarik bagi investor yang fokus pada sewa jangka pendek.
- Harga per meter persegi: 2.935,80 euro
- Sewa bulanan: 1.069,64 euro
- Harga beli (50 m²): 146.790,00 euro
- Masa balik modal: 11,44 tahun
Paphos, Siprus
Paphos adalah kota resor dengan pasar properti yang populer di kalangan pensiunan dan wisatawan Eropa. Berkat rezim pajak Siprus yang menguntungkan dan harga yang terjangkau, properti di sini menarik untuk investasi jangka panjang maupun penghasilan sewa.
- Harga per meter persegi: 3.023,73 euro
- Sewa bulanan: 912,50 euro
- Harga beli (50 m²): 151.186,50 euro
- Masa balik modal: 13,81 tahun
Miami, Amerika Serikat
Pasar properti Miami dikenal dinamis, dengan permintaan hunian yang terus-menerus dari pembeli lokal maupun asing.
- Harga per meter persegi: $6.328,49
- Sewa bulanan: $2.823,55
- Harga beli (50 m²): $316.424,50
- Masa balik modal: 9,34 tahun
Buenos Aires, Argentina
Pasar properti Argentina menarik karena harganya relatif rendah, meski ekonomi yang tidak stabil dan inflasi tinggi bisa menjadi risiko bagi investor jangka panjang.
- Harga per meter persegi: $2.460,60
- Sewa bulanan: $478,56
- Harga beli (50 m²): $123.030,00
- Masa balik modal: 21,42 tahun
Gold Coast, Australia
Gold Coast adalah salah satu kota resor terkemuka di Australia, terkenal dengan pantai dan infrastruktur wisatanya.
- Harga per meter persegi: 13.500,00 dolar Australia
- Sewa bulanan: 2.333,33 dolar Australia
- Harga beli (50 m²): 675.000,00 dolar Australia
- Masa balik modal: 24,11 tahun
Dubai, Uni Emirat Arab
Dubai tetap salah satu pasar properti paling menarik berkat statusnya sebagai pusat bisnis internasional dan permintaan hunian yang kuat. Insentif pajak dan infrastruktur yang maju menjadikannya lokasi ideal bagi investor.
- Harga per meter persegi: 18.263,31 dirham
- Sewa bulanan: 7.985,88 dirham
- Harga beli (50 m²): 913.165,50 dirham
- Masa balik modal: 9,53 tahun
Kesimpulan
Analisis kami menunjukkan bahwa Miami dan Dubai adalah kota paling menarik untuk investasi properti. Keduanya memberi masa balik modal tersingkat, berkat tarif sewa yang tinggi dan harga beli yang relatif terjangkau. Masa balik modal terlama ada di Berlin dan Buenos Aires, masing-masing karena harga properti yang tinggi dan kondisi ekonomi yang tidak stabil.
Saat memilih tempat berinvestasi, penting menimbang bukan hanya potensi imbal hasil sewa, tetapi juga kondisi pasar properti, stabilitas ekonomi kawasan, dan kekhususan sistem pajak setempat.
Pertanyaan umum
Bagaimana menghitung masa balik modal properti sewaan?
Berapa lama apartemen sewaan balik modal?
Di mana sebaiknya membeli properti untuk disewakan?
Apa yang perlu dihitung selain imbal hasil?
Apakah KPR layak untuk properti sewaan?
Tidak mau mengurus semuanya sendiri?
Kami mendampingi seluruh proses dari awal hingga akhir: kami mengecek dokumen Anda, memilih program yang sesuai dengan situasi Anda, dan memberi jangka waktu serta biaya yang jujur. Ajukan pertanyaan di obrolan: konsultasi gratis dimulai di sini. Pendampingan hukum di instansi pemerintah dan pengadilan ditangani spesialis Murblz bersama mitra yang berizin di negara tersebut.
Konsultan Murblz langsung menjawab di obrolan di halaman ini. Ceritakan situasi Anda - kita cari jalannya bersama.
Konsultasi gratisAtau kirim pesan di Telegram →